<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Mengenai Pemimpin dan Politik</title>
	<link>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/</link>
	<description>All the Small Things...</description>
	<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 16:28:25 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: brahmasta</title>
		<link>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-29</link>
		<pubDate>Wed, 19 Jul 2006 12:35:22 +0100</pubDate>
		<guid>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-29</guid>
					<description>Haha, ya memang gw sedikit melakukan generalisasi. Pemimpin yang gw maksud emang sedikit banyak seperti itu. Bukan dorongan dari anggotanya tapi dorongan dari diri sendiri. Tapi itu &lt;b&gt;nggak salah&lt;/b&gt; sih, cuma gw sedikit 'terganggu' aja kalo ada orang yang muncul menjadi pemimpin di suatu organsasi, tapi sebelumnya ia sendiri tidak begitu peduli dengan organisasi itu. Hehe..</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Haha, ya memang gw sedikit melakukan generalisasi. Pemimpin yang gw maksud emang sedikit banyak seperti itu. Bukan dorongan dari anggotanya tapi dorongan dari diri sendiri. Tapi itu <b>nggak salah</b> sih, cuma gw sedikit &#8216;terganggu&#8217; aja kalo ada orang yang muncul menjadi pemimpin di suatu organsasi, tapi sebelumnya ia sendiri tidak begitu peduli dengan organisasi itu. Hehe..
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Weno</title>
		<link>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-27</link>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2006 17:42:53 +0100</pubDate>
		<guid>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-27</guid>
					<description>Gw rasa pemimpin yang lo permasalahin di sini adalah pemimpin organisasi yang cuma sekedar 'nama'. Pemimpin yang dipilih karena emang tiap periode harus ada pemimpin baru. Bukan karena dorongan dari anggota2 organisasinya. Makanya : pemimpin ini nggak dikenal; muncul tiba-tiba kayak petir di siang bolong; dan harus menarik perhatian secara instan.
Walhasil, dia emang bisa mimpin organisasi. Tapi dia nggak bisa mimpin orang2 yang ada di organisasi itu.
Hmmm... lo ngerasa nggak sih di kampus kita banyak organisasi yang begitu??? Hehehe....</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Gw rasa pemimpin yang lo permasalahin di sini adalah pemimpin organisasi yang cuma sekedar &#8216;nama&#8217;. Pemimpin yang dipilih karena emang tiap periode harus ada pemimpin baru. Bukan karena dorongan dari anggota2 organisasinya. Makanya : pemimpin ini nggak dikenal; muncul tiba-tiba kayak petir di siang bolong; dan harus menarik perhatian secara instan.<br />
Walhasil, dia emang bisa mimpin organisasi. Tapi dia nggak bisa mimpin orang2 yang ada di organisasi itu.<br />
Hmmm&#8230; lo ngerasa nggak sih di kampus kita banyak organisasi yang begitu??? Hehehe&#8230;.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: diBond</title>
		<link>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-23</link>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2006 11:02:00 +0100</pubDate>
		<guid>http://brahmasta.blogsome.com/2006/07/17/all-about-leadership/#comment-23</guid>
					<description>Yah, klo kata sy sih. Mungkin perlu ada kampanye2 kayak begitu, soalnya hampir gada masyarakat yg peduli sama sosok pemimpin sampe saat tibanya pemilihan umum. Sebetulnya mungkin beberapa dari calon (atau untuk kebanyakan kasus, malah gak ada) itu emang udah banyak bertindak bahkan sebelum2 kampanye, tapi sekali lagi karena sebelum kampanye ini gada masyarakat yg waro dia terpaksa ngadain kampanye untuk nunjukin eksistensi diri dia. Gitu gak ya? </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Yah, klo kata sy sih. Mungkin perlu ada kampanye2 kayak begitu, soalnya hampir gada masyarakat yg peduli sama sosok pemimpin sampe saat tibanya pemilihan umum. Sebetulnya mungkin beberapa dari calon (atau untuk kebanyakan kasus, malah gak ada) itu emang udah banyak bertindak bahkan sebelum2 kampanye, tapi sekali lagi karena sebelum kampanye ini gada masyarakat yg waro dia terpaksa ngadain kampanye untuk nunjukin eksistensi diri dia. Gitu gak ya?
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
